Angka NPL Menurun, Pemkab Kupang Apresiasi Kinerja Bank NTT Cabang Oelamasi

Wakil Bupati Kabupaten Kupang, Jerry Manafe dan Kepala Pimpinan Bank NTT Cabang Oelamasi, Maria J.D Sumalelo, saat memberikan keterangan kepada wartawan/Foto: Haluan NTT

Kupang, HN – Pemerintah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengapresiasi kinerja Bank NTT Cabang Oelamasi, atas prestasi pengendalian angka kredit macet atau atau non performing loans (NPL).

Demikian disampaikan Wakil Bupati Kabupaten Kupang, Jerry Manafe, usai menghadiri pembukaan kegiatan Festival PAD dan Desa Binaan Bank NTT di Hotel Aston Kupang, Senin 21 Maret 2022.

Keberhasilan Bank NTT Cabang Oelamsi dalam upaya menekan angka kredit macet mendapat penghargaan langsung dari Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho.

BACA JUGA:  Festival PAD dan Desa Binaan Bank NTT Resmi Dibuka Gubernur Viktor Laiskodat

Wakil Bulapati Bupati Kabupaten Kupang, Jerry Manafe, mengatakan, penghargaan yang diterima Bank NTT Cabang Oelamasi sangat luar biasa, karena mereka mampu mengendalikan NPL secara baik.

“Bank NTT Oelamasi luar biasa. Saya berikan apresiasi atas kinerja dan usaha yang dilakukan,” ujar Jeri Manafe kepada wartawan.

Meski demikian, Jeri Manafe berharap agar Bank NTT Oelamasi tidak terlena atas penghargaan yang telah diraih. Harus tetap bekerja keras untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja kerja mereka.

“Bank NTT harus tetap giat untuk mempertahankan kinerja mereka lebih baik lagi. Harus lebih percaya kepada masyarakat. Karena dari mereka semua, Bank NTT bisa turunkan NPL,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Bank NTT Bagi Sembako Untuk Warga Bolok dan Tenau Kupang

Kepala Pimpinan Bank NTT Cabang Oelamasi, Maria J.D Sumalelo, menjelaskan, keberhasilan Bank NTT Cabang Oelamasi meraih penghargaan karena karunia Tuhan, serta kerja sama semua tim untuk strategi penurunan NPL.

“Kalau untuk pengendalian NPL tahun 2021 itu karena kerja keras tim. Karena NPL sebelumnya 2,50, turun menjadi 1,27 dalam satu tahun,” jelasnya.

Menuurtnya, salah satu strategi yang digunakan dalam upaya menekan NPL adalah menjual aset, jika penagihan tidak dapat dilakukan.

BACA JUGA:  OJK Menyambut Baik Festival PAD dan Desa Binaan Bank NTT

“Kalau sudah tidak bisa penagihan, maka kami ambil langkah untuk menjual aset. Dan itu sangat membantu kami mengurangi NPL,” terangnya.

Kedepan, kata dia, pihaknya tetap giat bekerja dengan tetap menggunakan strategj yang sama. Para debitur diharapkan bisa kembali memenuhi kewajibannya kepada Bank NTT.

“Dengan adanya juara ini kami akan giat bekerja. Kami akan pertahankan, meski cukup berat. Saya juga kaget, kenapa Oelamasi bisa Juara,” imbuhnya.***

error: Content is protected !!