Wagub Nae Soi Pantau Pembangunan Rusun di Seminari Mataloko

Rumah Susun Seminari Mataloko dikerjakan sejak 5 Mei 2021 lalu, dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp14,7 miliar rupiah.

Wagub Nae Soi, saat meninjau secara langsung perkemangan pembangunan Rumah Susun (Rusun) di Seminari Santo Berkhmans Mataloko/Foto: Dok Humas Pemprov NTT.

Kupang, HN – Wakil Gubernur NTT, Josef Adrianus Nae Soi, pantau perkembangan pembangunan Rumah Susun (Rusun) Asrama Seminari Santo Berkhmans Mataloko, di Kabupaten Ngada, Sabtu 9 April 2022.

Rumah Susun Seminari Mataloko dikerjakan sejak 5 Mei 2021 lalu, dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp14,7 miliar rupiah.

Wagub Nae Soi tampak puas dan gembira, saat meninjau secara langsung perkemangan pembangunan Rumah Susun (Rusun) di Seminari Santo Berkhmans Mataloko.

Menurutnya, dengan adanya pembangunan Rumah Susun (Rusun) diharapkan mampu menjadi semangat baru bagi para siswa yang tengah menempuh pendidikan di Seminari Santo Berkhmans Mataloko.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi¬† Diagendakan Kunker ke NTT Dalam Waktu Dekat

“Semoga dengan Rusun yang megah ini dapat menyemangati para seminaris (siswa seminari,red) untuk semakin giat dalam belajar dan teguh dalam panggilannya,” kata Wagub Nae Soi.

Ia menjelaskan, berdarkan informasi yang diperoleh dari Praeses Seminari Mataloko, bahwa masih terdapat sejumlah kekurangan berupa fasilitas pendukung seperti ruang kelas dan sumur bor.

Menerima informasi itu, Wagub Nae Soi langsung menghubungi Jublina Bunga, selaku Kepala Balai Pelaksana Penyedia Perumahan Wilayah Nusa Tenggara II, untuk segera melengkapi kekurangan tersebut.

BACA JUGA:  Gelar Aksi Unjuk Rasa, Ini Tuntutan Aliansi Rakyat Bersatu-Lembata

“Jadi Kementerian PUPR, melalui Balai Pelaksana Penyedia Perumahan akan segera melengkapi kekurangan ini, sehingga gedung ini segera diresmikan dan dimanfaatkan,” pungkas Nae Soi.

Turut mendampingi Wagub Nae Soi, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, Maria Fransisca Djogo, Bupati Ngada bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ngada, Praeses Seminari Mataloko, Romo Martinus Ua dan beberapa romo pengajar Seminari Mataloko.***