Pemkot Kupang Minta Mahasiswa KKN Undana Bantu Pelayanan dan Pendataan di Kelurahan

Pelepasan mahasiswa ke 50 kelurahan dilakukan oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H., di Aula Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, Rabu 13 April 2022.

Para dosen dan mahasiswa saat pelepasan oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwe/Foto: Dok Humas Pemkot.

KUPANG, HN – Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali melepas 500 mahasiswa mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 50 kelurahan yang tersebar di wilayah Kota Kupang.

Pelepasan mahasiswa ke 50 kelurahan dilakukan oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H., di Aula Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, Rabu 13 April 2022.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jeriko meminta para mahasiswa KKN Undana Kupang untuk meembantu pendataan warga di kelurahan, serta pelayanan bagi masyarakat.

Menurutnya, sebagai kaum intelektual, mahasiswa harus bersinergi dengan pihak kelurahan, dan berani menyatakan pendapat terutama memberi masukan terkait isu utama yang menjadi perhatian Pemkot Kupang. Salah satunya adalah soal penanganan stunting.

BACA JUGA:  Pendekar Hukum Asal NTT Minta Mabes Polri Ambil Alih Laporan Aliansi Cipayung

“Angka stunting di Kota Kupang saat ini mencapai 25,6 persen, sehingga butuh penanganan khusus. Untuk itu Pemkot minta dukungan keterlibatan semua pihak termasuk gereja. Para mahasiswa KKN diminta untuk membantu memberi pencerahan kepada warga tentang langkah-langkah penanganan stunting,” jelasnya.

Selain itu, ia minta para mahasiswa dengan kemampuan teknisnya, terutama dalam mengoperasikan komputer untuk membantu pendataan, baik untuk program satu data di kelurahan juga untuk membantu pendataan administrasi sebagai kelengkapan pencairan dana bantuan stimulan korban badai siklon tropis seroja, karena ada beberapa kelurahan belum melengkapi administrasinya.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Salurkan Dana Stimulan bagi Warga Terdampak Seroja

“Untuk itu dengan kehadiran mahasiswa di kelurahan diharapkan proses pendataan dan administrasi bisa lebih cepat. Tak lupa pada kesempatan yang sama Wali Kota juga minta dukungan para mahasiswa KKN untuk menata kebersihan di kelurahan tempat KKN mereka masing-masing,” ungkapnya.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Dr. Ir. Damianus Adar M.Ec., pada acara pelepasan tersebut menyampaikan dengan program ini, mahasiswa dan dosen dapat belajar di luar kampus dan membawahi dampak positif di tempat mereka ditugaskan selama dua bulan ke depan.

Jumlah mahasiswa yang berpartisipasi dalam kegiatan KKN ini adalah sebanyak 500 mahasiswa yang akan didampingi oleh 50 dosen pembimbing, tersebar ke 50 kelurahan di Kota Kupang. Menurutnya ada beberapa hal yang jadi perhatian mereka dalam kegiatan KKN ini, antara lain; stunting, kebencanaan, kemiskinan dan kelistrikan.

BACA JUGA:  GoTo Donasikan 30 Unit Konsentrator Oksigen Untuk Pemprov NTT

Hadir saat itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Dr. Ir. Damianus Adar M.Ec., Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega, SH.

Serta staf Ahli Wali Kota, dr. I Wayan Ari Wijana S. Putra, M.Si.,Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Kupang, Hengky C. Malelak, S.STP. M.Si., serta para perwakilan dosen pembimbing dan mahasiswa-mahasiswi Universitas Nusa Cendana.***

error: Content is protected !!