DPRD Apresiasi Penerapan Digitalisasi Bank NTT

Anggota DPRD NTT, Jonas Salean/Foto: Haluan NTT

KUPANG, HN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Faksi Partai Golkar, Jonas Salean, mengapresiasi penerapan sistem digitalisasi Bank NTT.

Menurutnya, penerapan digitalisasi merupakan salah satu trobosan cerdas Bank NTT, untuk mendekatkan dan memudahkan sistem pelayanan bank bagi masyarakat atau nasabah.

“Digitalisasi ini adalah terobisan cerdas Bank NTT. Dan DPRD melihatnya sangat maju dan bagus. Karena sekarang kan sudah jamannya digital,” ujar Jonas Salean kepada wartawan, Senin 18 Juli 2022.

Ia menjelaskan, digitalisasi Bank NTT merupakan langkah tepat, demi menjaga keamanan dan kenyamanan uang nasabah, karena pada intinya masyarakat membutuhkan keamanan, bahwa uang mereka aman di bank.

BACA JUGA:  MTN Bank NTT Murni Resiko Bisnis, Berbeda dengan Kasus Bank Sumut

“Jadi apa yang dilakukan Bank NTT ini penting, demi keamanan dan kenyamanan nasabah. Inovasinya sangat bagus, sehingga harus dijaga. Karena ada hacker itu yang menjadi persoalan,” jelasnya¬†

Jonas menerangkan, penerapan sistem digitalisasi pasti ada plus dan minus. Karena berdasarkan pengalaman, banyak nasabah bank yang mengeluh, karena secara tiba-tiba rekening mereka kosong.

“Itu yang menjadi persoalan. Sehingga Bank NTT harus mampu menunjukan dan membuktikan kepada masyarakat, bahwa dengan digitalisasi itu lebih nyaman bagi nasabah,” ungkapnya.

Karena, kata dia, saat ini banyak nasabah yang masih bingung dengan penerapan sistem digitalisasi. Sehingga Bank NTT perlu melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait digitalisasi yang diterapkan.

BACA JUGA:  Dirut Bank NTT Apresiasi Kinerja Pemkot Kupang

“Diharapkan Bank NTT harus bisa meyakinkan masyarakat. Tetapi selama ini memang sudah nyaman, karena tidak ada kasus terkait digitalisasi dari Bank NTT,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sepanjang penerapan sistem digitalisasi Bank NTT sudah mendatangkan keuntungan atau laba yang sangat besar. Namun secara internal, Bank NTT perlu dibenahi.

“Secara eksternal sudah sangat bagus dan moderen. Tetapi secara internal bank harus dibenahi. Seperti kesejahteraan para pegawainya itu harus diperhatikan,” pungkasnya.***