Elon Musik Ambil Alih Twitter

Elon Musik (Foto: Ist)

JAKARTA, HN – Elon Musik menyelesaikan kesepakatannya untuk membeli atau mengambil alih Twitter senilai 44 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari berbagai sumber, Minggu 30 Oktober 2022, CEO Twitter Parag Agrawal dan Chief Financial Officer (CFO) Ned Segal telah meninggalkan kantor pusat Twitter di San Francisco.

Elon Musk pada Rabu (26/10) bertandang ke kantor pusat Twitter sembari menenteng sebuah wastafel. “Masuk ke kantor Twitter – mari kita renungkan!” tulisnya dalam cuitan berisi video di Twitter. Dia juga mengganti nama akun pribadinya menjadi “Chief Twit” di jejaring sosial itu.

BACA JUGA:  Aplikasi WhatsApp Segera Diblokir, Ini Alasanya

Musk memiliki waktu kedepan untuk menyelesaikan akuisisinya terhadap Twitter atau menghadapi gugatan di pengadilan melawan perusahaan tersebut.

Pada April lalu, Elon Musk mengumumkan akuisisi Twitter senilai 44 miliar dolar AS. Kemudian pada Mei, dia mengatakan kesepakatan itu untuk sementara ditunda karena dirinya meminta rincian tentang jumlah spam dan akun palsu di platform jejaring sosial itu.

BACA JUGA:  Berkunjung ke NTT, Dinar Candy Puji Keindahan Kota Kupang

Musk lalu memutuskan untuk mengakhiri kesepakatannya untuk membeli Twitter pada bulan Juli lalu.

Twitter kemudian menggugat Musk, menudingnya menolak menghormati kewajibannya kepada Twitter dan para pemegang saham mereka karena kesepakatan yang dia tandatangani tidak lagi melayani kepentingan pribadinya.

Pada 4 Oktober, Musk mengusulkan untuk melanjutkan kesepakatan dengan harga awal, tepat sebelum persidangan yang dijadwalkan di Delaware Chancery Court pada 17 Oktober.

BACA JUGA:  Dinar Candy dan Sisca Mellyana Adu Pose Hot di Atas Ranjang

Dalam persidangan tersebut, Twitter berusaha mendapatkan perintah pengadilan yang memerintahkan Musk untuk menyelesaikan kesepakatan senilai 44 miliar dolar AS itu.

Dalam sebuah surat yang dikirim ke Twitter, Musk menawarkan untuk melanjutkan kesepakatan jika pengadilan dapat menunda persidangan dan semua proses terkait lainnya.

Seorang hakim Delaware Chancery Court akhirnya memutuskan bahwa Musk memiliki waktu hingga 28 Oktober untuk menyelesaikan kesepakatannya dengan Twitter atau menghadapi persidangan.***

error: Content is protected !!