Hukrim  

Jaksa Layangkan Surat Panggilan untuk Mantan Wabub Flotim

WAIWERANG, HN – Jaksa penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Flores Timur (Flotim) di Waiwerang melayangkan surat panggilan kepada mantan Wakil Bupati (Wabup) Flotim, Agus Payong Boli.

Agus Payong Boli dipanggil untuk diperiksa oleh penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Flotim di Waiwerang terkait kasus dugaan korupsi internet desa Tahun 2018 – 2019 senilai Rp. 1, 2 miliar.

Kacabjari Waiwerang, I Gede Indra Hari P. S, H. M, M yang dihubungi wartawan, menegaskan bahwa pihaknya telah memanggil mantan Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli.

BACA JUGA:  KPK Pastikan Segera ke Papua Periksa Lukas Enembe

Dijelaskan Indra, Agustinus Payong Boli dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi, setelah sebelumnya, mantan Wakil Bupati Flotim ini telah dipanggil namun saksi meminta agar pemeriksaan ditunda dengan beberapa alasan.

“Kami sudah panggil pertama, tapi saksi minta pemeriksaan ditunda pada pekan depan dengan beberapa alasan teknis,” ungkap Indra kepada wartawan, Jumat 18 November 2022.

Menurut Indra, saat ini tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Flotim di Waiwerang telah menyusun jadwal untuk dilakukan panggilan kepada saksi Agustinus Payong Boli untuk diperiksa yang kedua kalinya setelah panggilan pertama untuk diperiksa ditunda dengan beberapa alasan.

BACA JUGA:  Sandang Status Tersangka, Ira Ua Resmi Ditahan

“Kami jadwalkan pekan depan sudah panggil setelah panggilan pertama saksi minta agar pemeriksaan ditunda. Sehingga, penyidik layangkan panggilan kedua lagi untuk diperiksa,” terang Indra.

Ditambahkan Indra, sebelumnya Kejari Kabupaten Flotim di Waiwerang telah memeriksa sedikitnya empat puluh empat (44) desa yang terkait dalam kasus dugaan korupsi internet desa senilai Rp. 1, 2 miliar ini.

BACA JUGA:  Empat Dokter Singapura Periksa Kesehatan Lukas Enembe di Papua

“Awalnya kami periksa hanya 37 desa, tetapi berkembang hingga 44 desa dan sudah dilakukan pemeriksaan secara keseluruhan. Tersisa beberapa orang saksi yang belum diperiksa sesuai dengan berita acara,” ungkap Kacabjari Waiwerang ini.

Kacabjari Waiwerang ini berharap pemeriksaan tidak lagi mengalami penundaan sehingga kasus ini segera dituntaskan oleh penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Flotim di Waiwerang.(KC/HN).***

error: Content is protected !!