FIFA Batalkan Drawing Piala Dunia U-20, Ganjar dan Koster “Dirujak” Netizen

KUPANG, HN – Akun media sosial Gubernur Bali, Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo digeruduk netizen.

Kedua gubernur dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini pun “dirujak” netizen atas penolakan keikutsertaan timnas Israel berlaga di gelaran Piala Dunia U-20.

Mereka mengecam pernyataan Ganjar dan Koster yang dengan tegas menolak timnas Israel, dan berbuntut pada pembatalan drawing Piala Dunia U-20 oleh FIFA.

FIFA membatalkan drawing Piala Dunia U-20 yang direncanakan digelar di Bali pekan depan, karena menilai Indonesia belum aman untuk gelaran Piala Dunia U-20 tahun 2023.

Para netizen Indonesia kemudian membanjiri kolom komentar akun Instagram Ganjar Pranowo dan Wayan Koster, sebagai bentuk kekecewaan mereka.

Mereka meminta pertanggungjawaban kedua kepala daerah itu, jika FIFA secara resmi mencoret atau membanned Indonesia, sehingga tidak lagi diakui di mata dunia.

“Kalau Indonesia dibanned FIFA seumur hidup dan tidak diakui dunia, siapa yang bertanggungjawab? Drawing sudah dibatalkan. Sanksi FIFA menanti. Bagaimana tanggapan bapak,” tulis @Chrustian_evasus di kolom komentar Instagram @ganjar_pranowo, Senin 27 Maret 2023.

BACA JUGA:  Srikandi Ganjar NTT Gelar Workshop Beads Accessories di Kota Kupang

Akun @ronha907, menyangkan sikap Ganjar yang membela negara lain dengan menghancurkan atlet sepak bola dan pencinta sepak bola Indonesia.

“Miris! Jika Indonesia dibanned FIFA, Palestina dan Israel akan tetap bisa bermain sepakbola dibawa naungan FIFA. Lah terus negara kita gimana? Ada solusi gak?,” tanya @Ronha907 di kolam komentar.

“Anda menolak Israel??, selamat anda lebih Israel dari Israel itu sendiri, karena ada menghancurkan impian bibit muda Indonesia, menghilangkan mata pencaharian atlet, wasit, klub, dan masyarakat yang terlibat dalam sepakbola Indonesia pak Ganjar Pranowo,” tulis @garuda_firce45.

“Selamat, anda sudah menghancurkan sepakbola Indonesia dengan politik praktis anda. Terima kasih pak. Anda hebat,” tulis @aldirenaldi28. “Yang datang itu pemain bola. Bukan tentara Israel,” timpal @aarmy.

“Kamu menolong negara lain tak perlu mengorbankan impian anak anak penerus bangsa pak. Sama saja anda mengubur mimpi anak negeri sendiri,” tulis @fikri_ghozali dan @maldiy.

BACA JUGA:  Pulangkan Spanyol, Maroko Cetak Sejarah Baru 

Tidak hanya Ganjar, akun Instagram Wayan Koster pun digeruduk warganet yang kesal akibat ulah Koster menolak Timnas Israel U-20 untuk berlaga dalam ajang Piala Dunia U-20.

“Komentar bapak menolak israel membuat Indonesia mungkin akan dibanned oleh FIFA. Dan akibatnya apa? Industri sepakbola Indonesia akan mundur. Elemen sepakbola mulai dari pemain, pelatih, kit man, sampai wasit akan kehilangan pekerjaan. Dimana sisi kemanusiaan mu pak???” tulis @hery.mrp.

“Emang kalo Indonesia di banned FIFA Anda mau ngasih makan para pemain, PSSI sudah mempersiapkan beberapa tahun untuk event ini dan terancam batal begitu saja gara-gara orang orang politik macam Anda,” kata @fakd.awer.

“Olahraga itu bukan politik!!! Bapak yang terhormat, persepakbolaan Indonesia dibanned FIFA apakah bapak2 yg menolak siap memberi tunjangan setiap bulan bagi ratusan org yg bekerja di indsutri persepakbolaan Indonesia ? Hey Berpikirlah Bapak yg terhormat,” kata @fransisco.himat.

BACA JUGA:  Jadwal Pertandingan Babak Perempat Final Piala Dunia 2022

“KENAPA POLITIK KAU BAWA KE SEPAKBOLA BAPAK RUSAKKKK KAU,” tuding @tafabarca.

“Israel lolos pildun dari th lalu pak tapi kenapa anda koar”nya baru sekarang?klw tau mau nolak kan gak bakalan di Bali cari lagi yg lain,lah ini semuanya sudah dipersiapkan di Bali gimana ceritanya????JANGAN ASAL NOLAK DOANG KASIH SOLUSI, BERANI BERBUAT BERANI BERTANGGUNG JAWAB,” kata @daf1.326.

“Woy ga malu lu cari panggung lewat bola?” kecam @wandes_sitohang.

“Kalo sepak bola di-banned oleh FIFA bapak adakan perang ya pak,” tulis @arvnnaliimlnaa.

Sebelumnya Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga mendapat kabar dari FIFA bahwa drawing atau pengundian tim peserta Piala Dunia U-20 yang sedianya digelar di Bali dibatalkan.

Hal ini sebagai buntut dari penolakan terhadap Timnas Israel U-20. Alasannya masalah hubungan diplomatik Indonesia dan Israel, juga soal masalah politik.***

error: Content is protected !!