Sidak di Pelabuhan Lewoleba, Bupati Temukan BBM Milik SPBU Tidak Bersegel

Proses bongkar muat BBM di Pelabuhan Lewoleba (Foto: Prokompim Setda Lembata)

LEWOLEBA, HN – Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa menemukan kejanggalan dalam proses bongkar muat Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pelabuhan Lewoleba, Rabu 19 April 2023 malam.

Menurutnya, ia melihat adanya perbedaan antara minyak bersegel dan tidak bersegel. BBM milik PT. PLN di tangki terlihat bersegel, sementara BBM untuk SPBU menggunakan drum tidak bersegel.

“Ini menimbulkan kecurigaan dan menuai tanya. Ada apa sebenarnya,” tegas Marsianus Jawa saat menyaksikan proses bongkar muat BBM di Pelabuhan Lewoleba.

Dia menegaskan, kejadian itu sangat tidak benar, karena akan menimbulkan kecurigaan dari masyarakat. Harusnya, minyak milik PLN maupun APMS harus bersegel, entah itu menggunakan drum atau tangki.

BACA JUGA:  NTT Diminta Waspadai Potensi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami

“Karena Ini ruang yang akan dipakai para oknum sehingga mereka dengan mudah bermain pada produksi BBM yang tidak disegel dan gampang dibuka,” ungkapnya.

“Kasihan masyarakat, bila terjadi kebocoran karena ulah mafia BBM. Ujungnya masyarakat kecil yang menjadi korban. Lihat saja kenyataannya, masyarakat menderita selama bertahun – tahun,” tambahnya.

Melihat kejanggalan itu, Marsianus menaruh curiga, bahwa pasti ada permainan dari pihak tertentu, sehingga persoalan kelangkaan BBM dari tahun ke tahun tidak dapat terselesaikan secara baik.

BACA JUGA:  Masyarakat Malaka Restui Pembangunan Tambak Garam di Desa Rabasa

“Pasti ada sesuatu yang terjadi disini. Kenapa PLN mau disegel, karena dia meyakini, kalau disegel pasti lebih aman,” pungkasnya.

Kapolres Lembata, Vivick Tjangkung mengatakan, sidak yang dilakukan dalam rangka pengawasan dan pengendalian BBM di Kabupaten Lembata yang kerap kali fluktuatif persoalannya dan sering dicurigai menjadi salah satu pintu masuk mafia BBM di Lembata.

“Jadi sidak ini bukan sesuatu yang luar biasa. Ini hanya lebih pada tindakan preventif guna pengamanan stok BBM di Lembata,” jelasnya.

BACA JUGA:  Mengabdi di Tanah Lembata, Vivick Tjangkung Mengaku Bangga

Selain itu, kata dia, pihaknya hanya ingin memastikan keamanan dan ketersediaan pasokan BBM dari Pertamina Patra Niaga Depot Maumere, Flores keĀ  Lembata berjalan sesuai dokumen kapal dan juga tiba di tangki benam SPBU secara aman.

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan suplai BBM tiba di tempat dengan aman dan tidak terjadi penyelewengan saat pendistribusian,” ungkapnya.

Dia berharap langkah preventif yang diambil dapat membantu mengurai persoalan BBM yang kerap kali dikeluhkan oleh masyarakat Kabupaten Lembata.***

error: Content is protected !!