Hukrim  

Polres Lembata Gagalkan Penyelundupan 1.500 Liter BBM Bersubsidi, 2 Pelaku Diamankan

LEWOLEBA, HN – Satuan Reskrim Polres Lembata menggagalkan penyelundupan 1.500 liter Bahan Bakar Minyak atau BBM bersubsidi, Rabu 3 Mei 2023, sekitar pukul 22:15 Wita.

Informasi yang dihimpun media ini, kerap kali terlihat dua buah perahu membawa BBM bersubsidi jenis pertalite, dan menurunkan di seputaran pantai SGB Bungsu sekitar pukul 04:00 Wita.

Kegiatan ilegal itu berlangsung hampir setiap minggu sekali, bahkan kadang dilakukan dua kali dalam seminggu.

Setelah mendapat informasi dari masyarakat, satuan Reserse Kriminal Polres Lembata berhasil menangkap dua orang pelaku berinisial KS dan AP.

BACA JUGA:  Turnamen Futsal Picu Bentrok di GOR Oepoi Ternyata Tak Berizin, Panitia Segera Diperiksa

Kedua pelaku menyelundup BBM bersubsidi jenis pertalite dari Desa Boleng, Kecamatan Adonara, Kabupaten Folres Timur menggunakan perahu jolor menuju Lewoleba, Kabupaten Lembata.

BBM yang diselundupkan pelaku nantinya akan dijual atau disalurkan kepada para pengecer dan pemilik pom mini di Kabupaten Lembata.

Para pelaku saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Lembata pada Jumat 5 Mei 2023 lalu.

Penahanan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penanganan Nomor: SP – Han / 20 / V / 2023. Setelah ditahan, kedua pelaku akan diperiksa lebih lanjut oleh penyidik.

BACA JUGA:  Digrebek Polisi, Pelaku Judi Sabung Ayam di Pasar Oebobo Kupang Lari Berhamburan

Kapolres Lembata AKBP Vivick Tjangkung menegaskan akan menindak tegas para pelaku penyelundupan BBM bersubsidi, yang mana untuk masyarakat yang kurang mampu.

Dia berkomitmen akan menuntaskan masalah BBM di Kabupaten Lembata, sehingga masyarakat tidak lagi dibuat resah dan susah untuk mendapatkan BBM dalam melakukan aktivitasnya.

“BBM ini disubsidikan untuk masyarakat yang tidak mampu. Jadi kami berusaha agar penyaluran BBM ini tepat sasaran. Polres Lembata akan menindak tegas setiap pelaku yang melakukan penyelundupan dan perniagaan BBM bersubsidi selain dari pada badan usaha yang telah diberi izin,” jelasnya.

BACA JUGA:  Minimalisir Kasus Prostitusi, Kapolres Lembata AKBP Vivick Tjangkung Bakal Razia Kos-kosan

Hingga saat ini Satuan Reskrim Polres Lembata telah melakukan pemeriksaan saksi ahli dan saksi-saksi lainya serta menyita barang bukti berupa 1.500 liter BBM jenis pertalite yang disimpan didalam 45 jerigen plastik ukuran 35 Liter.

Barang bukti lain yang berhasil disita adalah 1 unit perahu Jolor berwarna hijau, ungu, herah, 1 buah mesin diesel 26 PK dengan merk Dongseng, dan 1 buah mesin diesel buatan Jepang berukuran 24 PK.***

error: Content is protected !!