Hukrim  

Polisi Amankan 19 Tenaga Kerja Ilegal yang Hendak Dikirim ke Kalteng

KUPANG, HN – Kepolisian Sektor Alak Polresta Kupang Kota, mengamankan 19 orang tenaga kerja non prosedural atau ilegal, Sabtu 10 Juni 2023.

Para tenaga kerja rencananya akan dikirim ke Kota Nunukan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggunakan KMP. Bukit Siguntang.

Disana mereka dijanjikan untuk bekerja di PT. KMJ, yang adalah salah satu perusahan Kelapa Sawit di Kalimantan Tengah.

Kapolsek Alak, Kompol Edy, SH, MH, mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan pelaku dan para pekerja, karena mendapat informasi dari masyarakat.

“Kami dapat informasi masyarakat, bahwa di rumah MN (46) dijadikan tempat penampungan. Disana ada tenaga kerja ilegal yang akan dikirim ke Kalimantan Tengah,” jelasnya.

BACA JUGA:  Bripka Dani Ninu Bakal Diperiksa Propam Polda NTT Pekan Depan

Setelah mendapat informasi, kata dia, anggota reskrim Polsek Alak langsung mendatangi tempat penampungan untuk mengamankan beberapa tenaga kerja dan perekrut.

Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan perekrut berinisial MOH (28), bahwa dia pernah bekerja di PT. KMJ, namun ia sudah lama berhenti dari perusahan itu.

“Jadi saya dihubungi salah satu staf karyawan PT. KMJ untuk merekrut pekerja, yang akan bekerja di perusahaan kelapa sawit itu,” jelasnya.

BACA JUGA:  Protes Vonis Hakim, Keluarga Korban Mengamuk di PN Kupang

Atas tawaran itu MOH lalu merekrut para pekerja secara non prosedural sebanyak 21 orang, yang berasal dari beberapa desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

“Para pekerja ini tiba di rumah MN pada Kamis 8 Juni 2023, sebelum diberangkatkan ke Kalimantan Tengah,” ungkapnya.

Setelah tiba di rumah MN, pihak perusahaan lalu mengirim sejumlah uang untuk membeli tiket kapal dan biaya makan selama mereka berada di rumah penampungan.

“MHB lalu mentransfer sejumlah uang kepada WRL (45), untuk membeli tiket, dan biaya para tenaga kerja selama berada di rumah penampungan milik MN,” ungkapnya.

BACA JUGA:  George Hadjoh: Toleransi di Kota Kupang Jadi Alat Pemersatu

Setelah dilakukan interogasi terhadap MOH, anggota unit reskrim Polsek Alak kemudian mengamankan lagi beberapa pekerja ilegal di belakang sebuah perusahaan, di Kelurahan Alak Kota Kupang.

Berikut identitas 19 calon tenaga kerja ilegal yang berhasil diamankan, YB (28), DB (19), YOT (19), YN (41), YJS (18), AL (17), AB(19), SPB (16), OS (19), MT (41), YS (42), YO (20), MT (22), YA (15),  OT (35), ML (33), JRB (19), DT (32) dan AH (21).***

error: Content is protected !!