Frans Aba Menjawab Kerinduan Selalejo Hadirnya Pemimpin NTT

KUPANG, HN – Kunjungan Frans Aba ke Desa Selalejo Timur, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo membawa sukacita tersendiri bagi masyarakat setempat. Mereka kagum dengan sosok politisi muda yang satu ini.

Kekaguman masyarakat Selalejo Timur sangat beralasan. Frans Aba telah menjawab kerinduan akan hadirnya sosok calon pemimpin NTT di masa depan.

“Kami sudah senang sekali Pak Frans hadir di sini. Dia hadir saja, kami sudah senang,” kata Agnes Tuku saat kegiatan seminar Kemah Kerja Bakti Sosial Kemasyarakatan (KKBSK) IMMAGO Kupang di Balai Desa Selalejo Timur, Kamis, 14 Juli 2023.

BACA JUGA:  Ikatan Notaris NTT Siap Berikan Dampingan Hukum untuk Albert Riwu Kore

Agnes mengatakan, Selalejo Timur termasuk daerah yang terpencil di Kabupaten Nagekeo. Wilayah ini masih terbatas, mulai dari akses jaringan telekomunikasi hingga akses jalan yang belum sepenuhnya memadai.

“Tapi Pak Frans tembus sampai ke desa kami. Ini sosok yang kami cari,” kata Agnes.

Kesan yang sama disampaikan oleh Ketua Umum IMMAGO Kupang, Eugenius Wajo. Eugenius bangga karena Frans Aba telah menghormati undangan menjadi narasumber di kegiatan IMMAGO Kupang.

Lebih dari itu, sosok Frans Aba memberikan harapan baru di tengah tantangan kepemimpinan NTT ke depan. Provinsi NTT masih memiliki figur yang cerdas dan memiliki visi ke depan.

BACA JUGA:  Bejat! Guru Sekolah Minggu di Kota Kupang Cabuli 3 Siswa Berulang Kali

“Kita berterima kasih karena Pak Frans sudah hadir di sini. Ia pribadi yang luar biasa,” kata Eugenius.

Ia juga berterima kasih karena Frans Aba berani turun ke desa untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat.

“Sebagai calon pemimpin, ya harus mendengarkan usul saran masyarakat akar rumput,” ujarnya.

Saat itu, Frans Aba hadir untuk memberikan materi dengan topik “Perempuan, Kemiskinan, dan Etika Politik Pembangunan di NTT”.

Salah satu poin yang ia dorong adalah membangun kemitraan strategis dalam memberdayakan kelompok rentan. Tidak boleh ada pihak yang berjalan sendiri-diri.

BACA JUGA:  Daftarkan Bacaleg ke KPU NTT, Esthon Foenay Gelorakan Pesan Damai

Diakuinya, perempuan termasuk salah satu komunitas yang terpinggirkan di tengah masyarakat. Tapi, perempuan berusaha untuk tetap berdaya.

“Kelompok perempuan meskipun yang paling rentan tapi pada saat yang sama paling produktif dan memberi penghasilan yang besar untuk kebutuhan hidup keluarga, misalnya melalui tenun, jual hasil alam, dan berbagai usaha kreatif rumahan lainnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Frans Aba telah mendeklarasikan diri untuk maju dalam pencalonan Pilgub NTT 2024 mendatang. Ia terpanggil untuk mengabdi akan NTT menjadi lebih baik ke depan.***

error: Content is protected !!