Gubernur Viktor Minta Undana Kupang Lahirkan Riset Ilmiah yang Berdampak Positif Bagi NTT

Dua guru besar itu diantaranya Prof. Dr. Yantus Aristarkus B. Neolaka, S.Pd., M.Si dan Prof. Dr. I Gusti Made Ngurah Budiana, S.Si., M.Si.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (Foto: Dok. Humas NTT)

KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat menghadiri langsung upacara pengukuhan 2 guru besar atau profesor Undana Kupang, Kamis 3 Agustus 2023.

Dua guru besar itu diantaranya Prof. Dr. Yantus Aristarkus B. Neolaka, S.Pd., M.Si dan Prof. Dr. I Gusti Made Ngurah Budiana, S.Si., M.Si.

Pengukuhan dua guru besar ini membuat Universitas Nusa Cendana atau Undana Kupang sudah mencatat 50 orang profesor.

Gubernur Viktor Laiskodat mengatakan, Undana merupakan kampus terbesar di NTT, sehingga wajib melahirkan karya dan riset ilmiah yang berdampak positif bagi NTT.

“Harus lakukan riset terkait potensi alam yang ada di NTT, sehingga ada peningkatan ekonomi, dan mendatangkan kekayaan baru,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kobus Podcast, Obrolan Santai Seputar Dunia Jurnalistik

Menurutnya, riset tidak saja membuat orang kaya akan ilmu pengetahuan. Namun bisa berdampak pada peningkatan ekonomi dan kekayaan daerah.

“Kita harus mampu ciptakan karya dan produk, dengan cara terus melahirkan inovasi dan produktivitas yang hebat,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, NTT membutuhkan orang berpengetahuan untuk melahirkan pemikiran hebat, karena mereka mengetahui rahasia kekayaan yang diberikan Tuhan untuk Nusa Tenggara Timur.

“Jadi hal itu hanya bisa dicapai kalau kita melakukan riset,” ungkap politisi Partai NasDem ini.

Dia menyampaikan terima kasih kepada Prof. Dr. Yantus Aristarkus B. Neolaka, S.Pd., M.Si dengan Bidang Ilmu Kimia Analitik yang melakukan risetnya terkait pemanfaatan zeolit untuk bahan penghantar obat penanganan sel kanker.

BACA JUGA:  Mahasiswa JIKOM Undana Kupang Belajar Ilmu Jurnalistik Bersama Wartawan Tempo

Terima kasih disampaikan juga untuk Prof. Dr. I Gusti Made Ngurah Budiana, S.Si., M.Si dengan Bidang Ilmu Teknik Kimia Organik yang melakukan pemanfaatan tanaman faloak binahong dan balakacida untuk menghasilkan produk tabir surya untuk pencegahan kanker kulit.

“Riset seperti ini sangat menarik karena kita mengembangkan kekayaan kita di NTT untuk bermanfaat bagi banyak orang,” jelasnya.

Provinsi NTT, kata dia, memiliki banyak sekali potensi, namun belum dikerjakan secara maksimal, seperti pada sektor pertanian dan peternakan.

Bahkan, saat ini NTT memiliki kekayaan lain pada sektor energi, seperti panas matahari yang di Pulau Sumba dan Pulau Timor.

“Dari segudang potensi itu kita harus manfaatkan melalui riset untuk pertumbuhan ekonomi kita,” terangnya.

BACA JUGA:  Disdikbud dan Bank NTT Segera Buka Pendaftaran Program Vokasi Belajar dan Kerja di Jerman

Gubernur Viktor kemudian mengapresiasi Undana Kupang yang terus melahirkan guru besar sebagai bagian dari perkembangan ilmu pengetahuan dan juga mencetak sumber daya manusia yang berkompeten dan berdaya saing.

“Kita apresiasi dan terima kasih kepada Undana yang hari ini kembali melahirkan 2 Guru Besar atau Profesor. Inii adalah kebanggaan kita semua,” ungkapnya.

“Kita patut berbangga karena sudah menghasilkan SDM berkualitas dalam bidang keilmuan yang punya peran penting untuk memajukan daerah di bidang ilmu dan riset yang dilakukan, yang akan berdampak besar pada peradaban masa kini dan masa mendatang,” tandasnya.***

error: Content is protected !!