Gubernur VBL: Ajang ETMC Momentum untuk Merajut Tali Persaudaraan

KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat menyebut ajang El Tari Memorial Cup di Rote Ndao merupakan momentum untuk merajut tali persaudaraan di antara masyarakat Flobamorata.

Demikian ditegaskan Gubernur Viktor Laiskodat saat membuka kompetisi ETMC XXXII di Stadion Paulina Haning-Bullu, Holoama, Kecamatan Lobalain, Kamis 10 Agustus 2023.

“Ajang ETMC bukan sekedar kompetisi olahraga, tetapi juga wadah untuk merajut tali persahabatan dan persaudaraan,” ujar Gubernur Viktor Laiskodat.

Dia mengapresiasi semua pihak, khususnya Pemda Rote Ndao yang sudah menggelar turnamen ETMC XXXII, sehingga semuanya berjalan baik dan luar biasa.

BACA JUGA:  Kecam Wasit, Kiper Argentina Terancam Absen di Laga Semifinal Melawan Kroasia

“Saya sangat mengapresiasi. Kita harapkan event olahraga ini berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Menurutnya, seluruh masyarakat NTT ikut senang dan gembira, karena ETMC merupakan ajang untuk milik kita bersama bersukacita dalam olahraga.

“Jadi ini adalah salah satu ajang bagi kita semua untuk mengakrabkan diri sebagai orang Flobamorata,” jelasnya.

Dia berharap para pemain dapat bermain dengan sportif dan menjunjung tinggi fair play. Official tim juga diharapkan untuk memberikan perhatian dan dukungan yang positif.

“Suporter juga harus berikan support yang meriah dengan cara yang sopan dan beradab tanpa tindakan anarkis. Karena walaupun berkompetisi, kita tetap menjaga persaudaraan dan kerukunan,” terangnya.

BACA JUGA:  Atlet NTT Diminta Jaga sportivitas Saat Berlaga di PON Papua

Ketua Asprov PSSI NTT, Chris Mboeik menginginkan agar sepakbola menjadi ajang untuk menjalin persahabatan, tanpa adanya pertikaian dan permusuhan.

“Jadikanlah momen ini untuk berbaur bersama untuk persahabatan yang baik dari seluruh penjuru NTT,” ujar Chris Mboeik.

Menurutnya, momen ETMC menjadi wadah seleksi untuk 25 pemain berusia maksimal 21 tahun yang akan mewakili NTT di ajang Pra PON pada bulan Oktober di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara.

“Jadi para official dan pemain harus menampilkan permainan sportif dan berkualitas, karena semua tim punya potensi untuk menang,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Isu OPM Bergejolak, Mahasiswa NTT Tidak Boleh Terpengaruh

Chris menambahkan, upaya yang dilakukan ini tentu menjadi momentum baik, dan sebagai langkah untuk menuju kebangkitan sepakbola NTT.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu menyampaikan apresiasi dan limpah terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya ETMC 2023.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Rote Ndao sebagai tuan rumah. Ini menjadi kesempatan yang baik bagi kami dan juga dalam semangat kebersamaan kita untuk mensukseskan ETMC,” terangnya.***

error: Content is protected !!