Srikandi Ganjar NTT Dorong Warga Pulau Pura Maksimalkan Potensi Daun Lontar

ALOR, HN – Srikandi Ganjar NTT dorong masyarakat Pulau Pura, Kabupaten Alor untuk mengoptimalkan potensi alam yang dimiliki seperti daun lontar.

Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan ekonomi dan tambahan penghasilan bagi warga setempat.

Srikandi Ganjar NTT juga mengadakan pelatihan seni anyam daun lontar di Kampung Melangwala, Desa Pura Barat, Kecamatan Pulau Pura, Kabupaten Alor, Sabtu 14 Oktober 2023.

Sebagai daerah yang kaya akan potensi alam pohon lontar, Srikandi Ganjar NTT mendorong warga agar memaksimalkan lontar, terutama daunnya untuk kerajinan tangan melalui pelatihan yang dilakukan.

BACA JUGA:  Baliho Jokowi dan Ganjar yang Dicopot Warga Kupang Ternyata Dipasang Sekelompok Orang Bercadar

Perwakilan Srikandi Ganjar NTT, Rahmasari Ulumado mengatakan, pelatihan seni menganyam daun lontar diadakan di Pulau Pura lantaran tumbuhan lontar paling banyak ditemui di sana.

“Disini kebanyakan hasil alamnya daun lontar, jadi agar budaya dari daun lontar ini tidak hilang, kami dari Srikandi Ganjar membuat kegiatan ini,” ujar Rahma.

Di pulau yang dihuni 5.484 jiwa itu, tumbuhan lontar selain diolah menjadi kerajinan tangan, warga setempat juga biasa mengolah menjadi minuman tradisional.

Oleh sebab itu, Rahma menekankan pentingnya pelatihan seni menganyam daun lontar untuk warga Pulau Pura agar generasi berikutnya dapat meneruskan tradisi menganyam daun lontar.

BACA JUGA:  Ganjar Tolak Timnas Israel, Netizen: 2024 Dukung Prabowo

Tak hanya itu, menurut Rahma melalui pelatihan itu nantinya warga diharapkan dapat lebih mengasah kreativitas sehingga kerajinan tangan yang dibuat lebih banyak dan menambah pendapatan warga.

“Agar masyarakat dapat menganyam dan tidak hilang budaya itu, dan anyaman itu dapat bermanfaat,” ungkap Rahma.

Adapun kerajinan tangan yang dihasilkan dari daun lontar dapat menjadi topi, tas, dompet, bakul, kipas tangan, hiasan dan nyiru atau wadah.

BACA JUGA:  Siap Awasi Pemilu 2024, 18 PKD Kecamatan Nubatukan Resmi Dilantik

Satu buah kerajinan tangan tersebut dijual dengan harga variasi, mulai dari Rp40 ribu hingga di kisaran ratusan ribu.

Nedi, selaku pemateri dalam pelatihan Srikandi Ganjar NTT sekaligus warga Kampung Melangwala pun menyebutkan potensi bisnis anyaman daun lontar Pulau Pura sangat besar.

“Potensinya lumayan besar karena kebanyakan masyarakat di sini mata pencahariannya dari ini (daun lontar) juga, jadi potensinya sangat besar,” kata Nedi.

Dia juga mengapresiasi pelatihan itu dan berterima kasih atas kehadiran sukarelawan Srikandi Ganjar NTT ke Pulau Pura.***

error: Content is protected !!