Hukrim  

Berkas Perkara Marthen Konay Cs Belum P21, PH Korban Duga Ada Upaya Menghilangkan Barang Bukti

Petrus Jhon Fernandez (Foto: Eman Krova)

KUPANG, HN – Penanganan kasus pembunuhan Roy Herman Bolle di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur beberapa waktu lalu hingga kini belum ada kepastian hukum yang jelas bagi para tersangka.

Mirisnya, tersangka Marthen Konay Cs yang sudah ditahan di Polresta Kupang Kota justru berpotensi bebas, karena berkas perkaranya belum juga di P21 oleh pihak kejaksaan.

Para tersangka dikabarkan bebas demi hukum, jika berkas perkara mereka belum lengkap atau P21 hingga tanggal 24 Januari 2024 mendatang.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Resmikan RSUP Tahun Depan, Serap 2000 Tenaga Kerja Lokal

Kuasa hukum keluarga korban Roy Bolle, Petrus Jhon Fernandez mengatakan, berdasarkan petunjuk jaksa, penyidik harus melengkapi salah satu bukti, yakni voice note.

Meski demikian, Jhon berpendapat keterangan para saksi sudah bisa membuktikan bahwa ada keterlibatan Marthen Konay Cs dalam kasus pembunuhan Roy Bolle.

Voice note salah satu alat bukti juga. Tetapi yang paling penting disini adalah keterangan saksi, didukung keterangan ahli dan petunjuk yang diperoleh dari saksi dan terdakwa,” ujar Jhon, Kamis 11 Januari 2024.

BACA JUGA:  Cegah Penyalahgunaan Narkotika dan Tindak Kriminal, Polisi Gencar Operasi THM

Berdasarkan informasi, kata dia, voice note yang menjadi salah satu bukti itu sudah terhapus, sehingga yang menjadi pertanyaan, apakah tidak ada voice note, berkas perkara tidak bisa di P21?.

“Padahal sudah ada keterangan para saksi, yang mengakui bahwa ada keterlibatan Marthen Konay dalam kasus ini,” tegas Jhon Fernandez.

BACA JUGA:  Tanah Pagar Panjang-Danau Ina Telah Selesai, Sah Milik Marthen Konay

Dia kemudian menduga bahwa ada pihak yang upaya untuk menghilangkan barang bukti (voice note).

“Indikasi menghilangkan alat bukti pasti ada. Dan itu dari pihak sebelah, para terdakwa,” ungkapnya.

Meski begitu, Jhon enggan berkomentar banyak, karena fokus mereka saat ini adalah meminta pihak kejaksaan untuk segera P21 berkas perkara tersangka Marthen Konay Cs.***

error: Content is protected !!