Bantuan Kemanusiaan Frans Aba untuk Penyintas Erupsi Gunung Lewotobi di Desa Wolorona Hokeng

KUPANG, HN – Calon Gubernur NTT, Fransiskus Xaverius Lara Aba memberikan bantuan kemanusiaan bagi penyintas erupsi Gunung Lewotobi di Desa Wolorona Hokeng, Kabupaten Flores Timur.

Lebih dari 5000 warga yang mengungsi karena semburan abu dan larva pijar mendapat donasi sembako, air, masker medis, dan perlengkapan tidur.

Situasi darurat akibat sebaran abu vulkanik Gunung Lewotobi membuat masyarakat yang mengungsi membutuhkan donasi, terutama sembako.

BACA JUGA:  Status Gunung Lewotobi Naik Jadi Awas, Masyarakat Diminta Waspada

Margen, warga Wolorona, yang juga  pengungsi, mengungkapkan kesulitan mereka setelah meninggalkan pekerjaan selama hampir sebulan.

“Pekerjaan sudah kami tinggalkan, sehingga tidak ada pemasukan. Karenanya bantuan sembako dari Pak Frans Aba berarti bagi kami,” ungkap Margen.

Frans Aba, mendapat apresiasi dari Naru, lansia yang berharap keinginan Frans untuk maju sebagai Gubernur NTT terwujud agar tetap peduli pada mereka di desa.

BACA JUGA:  Pesona Tenun NTT dapat Acungan Jempol dari Capres Ganjar Pranowo

“Beberapa bulan kemarin Pak Frans permah kunjung kami di Wolorona ini. Beliau pernah menyatakan bahwa ingin maju sebagai Gubernur NTT. Semoga keinginannya bisa terwujud supaya tetap peduli dan ingat kami yang di desa ini,” ungkapnya.

Warga lain juga mengucapkan terima kasih atas donasi beras, minyak goreng, telur, dan sembako dari Frans Aba untuk mendukung kebutuhan makan selama masa pengungsian.

BACA JUGA:  Wanita di Kupang Polisikan Teman Atas Dugaan Penipuan Uang Sebesar Rp40 Juta

Sedangkan Frans Aba, menyebut prinsip kepemimpinannya memang berbasis pada kepedulian terhadap  penderitaan orang-orang kecil.

“Dalam situasi erupsi Lewotobi macam ini selain edukasi terkait mitigasi bencana, bantuan langsung berupa sembako dan bahan kebutuhan lain wajib untuk disalurkan,” ungkap Frans Aba.***

error: Content is protected !!