Daftar Cagub di PDI Perjuangan, Ini Komitmen Kodi Mete untuk NTT

KUPANG, HN – Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Kornelius Kodi Mete, secara resmi mendaftar sebagai calon gubernur Nusa Tenggara Timur di DPD PDI Perjuangan, Kamis, 9 Mei 2024 sore.

Setelah mendaftar, Kodi Mete menegaskan tekadnya untuk memimpin NTT menuju masa depan yang lebih baik, dengan visi mewujudkan NTT emas.

“Saya ingin agar provinsi ini lebih bagus lagi, untuk menuju NTT emas,” ujar Kodi Mete kepada sejumlah awak media di Kantor DPD PDI Perjuangan.

BACA JUGA:  Dihantar Orang-orang Muda, George Hadjoh Resmi Daftar Calon Wali Kota Kupang di Demokrat

Kodi Mete menyebut, dia memiliki segudang pengalaman di birokrasi, sehingga ia berencana untuk melanjutkan sejumlah program kerja yang sudah diaplikasikan di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Ia juga memastikan kehadiran pemerintah provinsi di setiap kabupaten yang tersebar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Setiap tahun akan diprogramkan 4 kabupaten fokus menjalankan program kerja sesuai visi dan misi dari masing-masing bupati,” jelasnya.

Kodi Mete mengatakan, dia memang kader PDIP, tetapi tetap membuka diri untuk melakukan komunikasi dengan partai lain di luar PDI Perjuangan.

BACA JUGA:  Peduli Sesama, Kopdit Pintu Air Cabang Kupang Beri Sumbangan ke Panti Asuhan

“Saya juga membuka komunikasi dengan partai-partai lain selain PDI Perjuangan,” ungkap Kodi Mete.

Sedangkan untuk calon wakil gubernur, kata Kodi Mete, akan dipilih berdasarkan hasil survei. Intinya, wakilnya nanti harus mendukung untuk kemenangan.

“Jadi wakilnya perempuan boleh, atau sebaliknya juga boleh. Yang paling penting dan utama adalah untuk kemenangan,” ungkapnya.

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP, Viktor Mado Watun mengatakan, pendaftaran yang dilakukan Kornelius Kodi Mete merupakan langkah awal.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Kunjungi Kawasan Wisata Kuliner Kampung Ujung Labuan Bajo

“Selanjutnya, semua calon yang sudah mendaftar akan diminta gotong-royong untuk melakukan survei,” ujar Mado Watun.

Meski demikian, kata Mado Watun, hasil survei nanti bukan menjadi satu-satunya rujukan DPP PDI Perjuangan untuk mengambil keputusan.

DPD PDI Perjuangan memiliki tiga kader yang sudah mendaftar, diantaranya Ansy Lema, Kornelius Kodi Mete dan Emilia Julia Nomleni.

“Jadi dari ketiga kader ini nanti akan diputuskan oleh DPP, kira-kira siapa yang lebih berpeluang,” terangnya.***

error: Content is protected !!